Matrikulasi

Untuk mempermudah pemahaman materi pada tutorial ini, Soulmate disarankan telah terlebih dahulu mempelajari tutorial berikut.

Support dan Resistance

Green Tea Part 2

Dalam tutorial kali ini, kita akan belajar cara menghitung support dan resistance saham dengan menggunakan metode Pivot point.

Pivot point merupakan salah satu cara paling mudah untuk memperoleh support dan resistance diantara beberapa metode yang dibahas dalam tutorial belajar analisa teknikal saham.

Mudah karena tidak memerlukan analisa trend seperti pada metode Fibonacci (akan dibahas pada beberapa bab berikutnya), hanya menggunakan data dari 1 candle terakhir serta rumus sederhana -yang bahkan dapat diperoleh melalui aplikasi saham gratis : kalkulator pivot point, sehingga trader pemula sekalipun dapat memanfaatkannya.

Jika Soulmate ingin mengetahui konsep dasar perhitungan Pivot point (PP), dapat menyimak penjelasan rumus berikut :

PP = (High + Low + Close) / 3
R 1 = (2 x PP) – Low
S 1 = (2 x PP) – High
R 2 = PP + (High – Low)
S 2 = PP – (High – Low))
R 3 = High + 2 (PP – Low)
S 3 = Low – 2 (High – PP)

Untuk mempermudah pemahaman, berikut ini kami sertakan contoh pengaplikasian Pivot point pada saham BBRI.


 

Pada gambar di atas, kita dapat mengetahui data dari candle terakhir, yaitu :
High = 2840, Low = 2720, dan Close = 2720

Berdasarkan data-data tersebut, diperoleh pivot point beserta support dan resistance lainnya sebagai berikut :

PP = ( 2840 + 2720 + 2720 ) / 3 = 2760
R 1 = (2 x 2760 ) – 2720 = 2800
S 1 = (2 x 2760 ) – 2840 = 2680
R 2 = 2760 + ( 2840 – 2720 ) = 2880
S 2 = 2760 – ( 2840 – 2720 ) = 2640
R 3 = 2840 + 2 ( 2760 – 2720 ) = 2920
S 3 = 2720 – 2 ( 2840 – 2760 ) = 2560

Tampilan beberapa support dan resistance tersebut dapat dilihat pada chart di bawah.


 

Pada hari berikutnya, kita dapat melihat bahwa metode ini bekerja dengan cukup baik dimana harga penutupan (Close) berada tepat di R2 (2880), begitu pula dengan harga tertinggi (High) juga tertahan oleh R3 (2920)


Jika Soulmate masih belum mengenal istilah High / Low / Close, sangat disarankan dapat mempelajari kembali bagian mengenal chart, atau untuk istilah S / R dapat dibaca pada bagian support dan resistance, karena istilah” tersebut akan sering ditemui ketika terjun dalam perdagangan saham, dan juga tentunya pada bagian lain dari tutorial ini.

Saat Soulmate memutuskan untuk melakukan trading saham, support dan resistance yang telah dimiliki akan sangat berguna sebagai acuan harga beli / jual, namun sebelum soulmate mengeksekusinya tentu perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana kondisi saham tersebut.

Apakah saham yang akan dibeli berada dalam trend naik, sehingga memungkinkan soulmate meraih profit ? Atau justru sebaliknya, saham tersebut berpotensi memberikan kerugian, karena sedang berada dalam trend turun ?

Trendline sebagai salah satu cara mudah menentukan support / resistance yang dibahas pada tutorial berikutnya, juga umum digunakan sebagai metode sederhana dalam mengenali trend.

Pin It on Pinterest

Share This