IHSG beberapa pekan terakhir mengalami koreksi yang cukup dalam dimana sejak pertengahan bulan kemarin telah terjadi penurunan lebih dari 7%.

Melihat sebagian besar saham yang tercatat di bursa efek indonesia juga mengalami koreksi sejalan dengan IHSG, maka bagi para trader yang baru masuk setidaknya dalam 2 minggu terakhir dan masih berada pada posisi hold, kemungkinan besar nilai sahamnya tergerus. 

Kondisi ini umumnya cukup memukul psikologis trader terutama yang baru mengeluti bisnis ini, sehingga sangat mempengaruhi dalam pengambilan keputusan. Bagi yang sudah punya posisi di atas, hendak cutloss kemudian buyback di harga bawah khawatir antrian tidak terjemput karena harga berbalik naik lebih awal, tapi jika tetap dihold khawatir harga saham akan terus bergerak turun. Atau bagi yang belum punya posisi bingung kapan sudah bisa mulai masuk ke market setidaknya mulai mencicil.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut mungkin akan lebih menenangkan jika trader dapat melihat gambaran besar dari arah pergerakan IHSG dengan mengukur seberapa jauh indeks harga saham gabungan akan terkoreksi.

Berdasarkan chart di atas, IHSG saat ini berpeluang besar berada dalam proses pembentukan wave 4. Dalam kondisi normal, target wave tersebut berada di range 5624 – 5918. Dengan candle kemarin membentuk low di 5893, maka IHSG sudah berada di area target pelemahan.

Sebagai catatan, dalam range tersebut terdapat 2 area support kuat yang dapat menjadi target pelemahan ideal, pertama 5876 – 5896. Area ini cukup menarik karena pada perdagangan hari kemarin sudah dicapai. Apakah berarti pada perdagangan hari ini akan berbalik naik ? Bisa Ya, bisa Tidak, namun dengan melihat candle kemarin memantul dari trendline disertai dengan membentuk long lower shadow, tentu peluang tersebut cukup terbuka.

Bagaimana jika area tersebut berhasil ditembus / terjadi breakout ? Area support kuat berikutnya yaitu di 5622 – 5630 dapat digunakan sebagai target pelemahan selanjutnya.

 

disclaimer on

Pin It on Pinterest

Share This